Pohon Renjana


Sepasang bait renjana muncul
Memecah fikiran yang aku sudah sulam kemarin
Ada kalanya mati lebih hangat
Atau hitam pekat yang melekat erat

Kau hadir setelah tandas
Serupa gugur nya rembulan
Bibir mu rancu kemudian terdesak
Aku mencari kau yang hilang dan pergi

Dulu kau pujaan hati
Sekarang pun juga
Namun kau tidur panjang tanpa melihat aku lagi

Komentar

Postingan Populer